ETIKA BISNIS
1.
Pengertian Etika
Etika
berasal dari kata Yunani ethos, yang dalam
bentuk jamaknya (ta etha) berarti “adat istiadat” atau “kebiasaan”. Dalam
pengertian ini, etika berkaitan dengan kebiasaan hidup yang baik, baik pada
diri seseorang maupun pada suatu masyarakat atau kelompok masyarakat yang
diwariskan dari satu orang ke orang yang lain atau dari satu generasi
kegenerasi yang lain. Kebiasaan ini lalu terungkap dalam perilaku berpola yang
terus berulang sebagai suatu kebiasaan.
Apabila
seseorang taat pada etika, berkecenderungan akan menghasilkan perilaku yang
baik dalam setiap aktivitas atau tindakannya, tanpa kecuali dalam aktivitas
bisnis. Secara konkret bisa diilustrasikan jika seorang pelaku bisnis yang
peduli pada etika, bisa diprediksi ia akan bersikap jujur, amanah, adil, selalu
melihat kepentingan orang lain dan sebagainya. Sebaliknya bagi mereka yang
tidak mempunyai kesadaran akan etika, di mana pun dan kapan pun saja tipe
kelompok orang kedua ini akan menampakkan sikap kontra produktif dengan sikap
tipe kelompok orang pertama dalam mengendalikan bisnis.
2.
Pengertian Bisnis
Kamus
Besar Bahasa Indonesia mengartikan bisnis sebagai usaha komersial dunia
perdagangan, bidang usaha, bekerja dibidang. ( Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa,
2008 : 200 ). Sedangkan dalam bahasa Arab, sebutan bisnis biasa diungkapkan
dengan kata At-Tijârah, mengandung
arti : al-bai’u aw asy-syara’u bi qashdi
An-ribhi ( usaha komersial yang berorientasikan profit ). Singkatnya,
bisnis dapat didefenisikan sebagai segala bentuk aktivitas dari berbagai bentuk
transaksi yang dilakukan manusia guna menghasilkan keuntungan, baik berupa
barang dan atau jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat sehari-hari.
Perdagangan
atau jual beli atau istilah kerennya bisnis adalah salah satu kebutuhan hidup
manusia. Ia selalu menyertai manusia sepanjang sejarahnya. Bisnis hadir
melengkapi kebutuhan manusia lainnya. Tidak sekedar melengkapi, tetapi sebagai
salah satu kebutuhan utama. Kebutuhan tersebut adalah kebutuhan untuk saling
menukar barang yang diperlukan. Karena tidak ada satu manusia pun yang memiliki
semua barang yang dibutuhkan. Satu manusia membutuhkan suatu barang, dan yang
lainnya memiliki barang yang dicari, atau sebaliknya.
3.
Pengertian Etika Bisnis
Etika
bisnis adalah sebagai seperangkat nilai tentang baik, buruk, benar dan salah
dalam dunia bisnis berdasarkan pada prinsip-prinsip moralitas. Dalam arti lain
etika bisnis berarti seperangkat prinsip dan norma dimana para pelaku bisnis
harus komit padanya dalam bertransaksi, berprilaku, dan berelasi guna mencapai
daratan atau tujuan-tujuan bisnisnya dengan selamat. Selain itu, etika bisnis
juga dapat berarti pemikiran atau refleksi tentang moralitas dalam ekonomi dan
bisnis, yaitu refleksi tentang perbuatan baik, buruk, terpuji, tercela, benar,
salah, wajar, tidak wajar, pantas, tidak pantas dari perilaku seseorang dalam
berbisnis atau bekarja.
A.Sonny
Keraf, mengatakan jika bisnis tidak punya etika, apa gunanya kita berbicara
mengenai etika dan apa pula gunanya kita berusaha merumuskan berbagai prinsip
moral yang dapat dipakai dalam bidang kegiatan yang bernama bisnis. Paling
tidak adalah tugas etika bisnis untuk pertama-tama memperlihatkan bahwa memang
bisnis perlu etika, bukan hanya berdasarkan tuntutan etika belaka melainkan
juga berdasarkan tuntutan kelangsungan bisnis itu sendiri.
Christopher
Pass, dkk menegaskan, business ethick (
etika bisnis ) merupakan petunjuk moral untuk melakukan bisnis berdasarkan apa
yang benar, salah, dan adil. ( A. Kadir, 2010 : 50-52 ). Adapun menurut Yusuf
Al-Qardhawi, manusia muslim, individu maupun kelompok dalam lapangan ekonomi
atau bisnis di satu sisi diberi kebebasan untuk mencari keuntungan
sebesar-besarnya. Namun disisi lain, ia terikat dengan iman dan etika sehingga
ia tidak bebas mutlak dalam menginvestasikan modalnya atau memebelanjakan
hartanya.
Berbisnis
secara etis sangat perlu dilakukan karena profesi bisnis pada hakekatnya adalah
profesi luhur yang melayani masyarakat banyak. Usaha bisnis berada di
tengah-tengah masyarakat, mereka harus menjaga kelangsungan hidup bisnisnya.
DAFTAR KEPUSTAKAAN
A.Kadir.
2010. Hukum Bisnis Syariah dalam Islam.
Jakarta : Amzah.
Alma, Buchari. 2003. Dasar-dasar Etika Bisnis Islami. Cetakan
3. Bandung : CV. Alfabeta.
Badroen,
Faisal dkk. 2006. Etika Bisnis dalam
Islam. Jakarta : Kencana.
Djakfar, Muhammad. 2012. Etika Bisnis Menangkap Spirit Ajaran Langit
dan Pesan Moral Ajaran Bumi. Jakarta : Penebar Plus.
Ramlan,
Anton. 2013. Etika Bisnis dalam Islam.
Jakarta : Bee Media Indonesia.
Qardhawi,
Yusuf. 1997. Norma dan Etika Ekonomi
Islam. Jakarta : Gema Insani Press.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar